Wednesday, June 25, 2014

Memuji tanpa Membandingkan (Artikel 1, Cyberwork)



Pujian dan penghargaan memang patut diberikan bagi anak yang meraih prestasi atau memenangkan suatu perlombaan. Ungkapan “Kamu hebat!” atau “Kamu pintar!” merupakan contoh pujian yang wajar. Pujian menjadi tidak wajar dan menjadi kurang pantas bila kemudian membanding-bandingkan si anak dengan pesaingnya. Apalagi sampai menyebut-nyebut kekurangan si kalah atau meremehkan anak lain. Dalam persaingan, anak memang perlu dibekali dengan persiapan matang dan kepercayaan diri. Tapi, jangan sampai motivasi dari kita mengandung kata-kata yang merendahkan pesaing atau membuat anak menjadi sombong. Akibatnya, anak akan selalu meremehkan lawan, menuntut kemenangan mutlak terus-menerus, dan tidak mau menerima kekalahan. Kalimat-kalimat seperti “Tidak boleh sombong” atau “Harus tetap rendah hati” bisa menjadi pesan yang positif bagi anak ketika ia berhasil atau menang. Dan ketika si anak kalah, jangan pula serta-merta menyalahkan atau mengejek si anak dan membuat dia merasa diri buruk, karena itu akan mengakibatkan si anak menjadi minder, kehilangan motivasi, patah semangat, dan selalu merasa tidak mampu.

No comments:

Post a Comment