Dalam persahabatan,
kita perlu berjumpa di suatu sore yang sejuk,
di mana kita bisa duduk dan berbincang ramah, mengatakan,
"Saya mohon maaf tentang tadi siang, sahabatku."
"Saya juga menyesalkan kejadian itu. Ya, saya pun bukanlah teman yang baik.
Kadang saya berbuat salah juga."
"Saya menyesal telah menyakitimu."
"Saya tahu kamu tidak bermaksud begitu. Tak apalah."
"Terima kasih, kamu baik."
"Kamu pun teman baikku."
"Oh, terima kasih lagi atas pemberianmu minggu lalu."
"Kamu suka?"
"Sangat suka!"
"Ya, saya berterima kasih juga atas bantuanmu tempo hari."
"Sama-sama."
"Ayo kita lakukan sesuatu yang menarik dan seru lagi."
"Ide bagus. Apa rencanamu?"
"Ya, kita bisa ..."
... dan kita merencanakan sesuatu yang baik,
yang kamu dan aku pasti suka,
sesuatu yang layak kita kenang.
Lalu kita tersenyum satu sama lain
sebelum mengatakan "Selamat malam, sampai jumpa lagi besok."
Ah, kita perlu sore yang damai itu.
kita perlu berjumpa di suatu sore yang sejuk,
di mana kita bisa duduk dan berbincang ramah, mengatakan,
"Saya mohon maaf tentang tadi siang, sahabatku."
"Saya juga menyesalkan kejadian itu. Ya, saya pun bukanlah teman yang baik.
Kadang saya berbuat salah juga."
"Saya menyesal telah menyakitimu."
"Saya tahu kamu tidak bermaksud begitu. Tak apalah."
"Terima kasih, kamu baik."
"Kamu pun teman baikku."
"Oh, terima kasih lagi atas pemberianmu minggu lalu."
"Kamu suka?"
"Sangat suka!"
"Ya, saya berterima kasih juga atas bantuanmu tempo hari."
"Sama-sama."
"Ayo kita lakukan sesuatu yang menarik dan seru lagi."
"Ide bagus. Apa rencanamu?"
"Ya, kita bisa ..."
... dan kita merencanakan sesuatu yang baik,
yang kamu dan aku pasti suka,
sesuatu yang layak kita kenang.
Lalu kita tersenyum satu sama lain
sebelum mengatakan "Selamat malam, sampai jumpa lagi besok."
Ah, kita perlu sore yang damai itu.
No comments:
Post a Comment